Overthinking (Konsekuensi)

Overthinking atau berpikir secara berlebihan bisa memperlambat tindakan. Alih-alih segera bertindak, yang dilakukan justru membolak-balik pikiran. Akal bukan arah, dia hanya referensi. Kumpulan data dan informasi.

Maka, semakin berpikir–semakin banyak referensi–tapi arah menunggu untuk bergerak. Tindakan adalah ikhtiar yang ujungnya adalah takdir.

Maka, takdir tidak dibentuk oleh pikiran,
tapi oleh pilihan.

Saat akal memperoleh banyak referensi, ketika itu level objektifitas makin naik.

Sebab akal adalah fitur independen, semakin dieksplorasi kian banyak kemungkinan. Sementara keputusan sudah menunggu

Ternyata overthinking justru mengaburkan arah. Memperlambat tindakan.

Begitulah…

Jika ragu, lihat ini: -> thoughtte, dan sempatkan pula ke sini -> Peta Batin

Andai mau lebih dalam, boleh baca, dan perlu:

-> Algoritma Takdir

-> Clean ur Heart

-> Quantum Synchronization Control

-> season 01 Genk Salik – Surau Digital