Long Week End; Kosong!
Ini libur panjang—long week end.
Cukup lama. Kamis hingga Minggu; empat hari adalah waktu yang terasa singkat bagi penikmat libur. Sekaligus terasa amat panjang bagi mereka yang libur namun langang di nan rami—kosong.
Kosong.
Atau dalam bahasa Nalareka; void.
Void bukan hanya milik orang-orang yang gagal, miskin, kesepian, atau tak punya aktivitas. Tidak.
Ibarat kanker batin, void bisa terjadi bahkan pada presiden sekalipun. Pada artis. Pada pejabat. Pada orang yang tampak tertawa di media sosial. Bahkan pada mereka yang terlihat “baik-baik saja”.
Karena void bukan soal ada atau tidaknya kegiatan.
Void adalah ketika hati kehilangan keterhubungan makna.
Ada orang yang jadwalnya penuh, namun batinnya kosong.
Ada yang pergi ke mana-mana, tapi tetap merasa hampa.
Ada yang berkumpul dengan banyak orang, namun tetap merasa sendiri.
Long week end sering kali memperjelas semuanya.
Hari-hari biasa terlalu ramai.
Pekerjaan, rutinitas, target, deadline, notifikasi, dan kebisingan membuat manusia tidak sempat mendengar isi batinnya sendiri.
Namun ketika libur datang, keramaian itu berhenti.
Dan di situlah banyak orang mulai berhadapan dengan dirinya sendiri.
Sebagian menikmatinya.
Sebagian gelisah.
Sebagian lagi mulai merasa: “Kenapa hidup terasa kosong?”
Void sering muncul ketika:
hati kehilangan arah,
akal terlalu bising,
nafs terlalu dominan,
atau hidup berjalan tanpa keterhubungan dengan makna.
Karena manusia bukan sekadar tubuh yang butuh hiburan.
Manusia juga memiliki batin yang membutuhkan arah.
Maka tidak heran;
ada orang yang setelah liburan justru makin lelah.
Bukan tubuhnya yang capek.
Tapi batinnya yang belum pulang.
Di Nalareka, kondisi seperti ini disebut sebagai salah satu layer batin: Void — hati kosong, batin hampa.
Dan sering kali, kekosongan tidak perlu langsung dilawan.
Kadang ia perlu dibaca.
Sebab sebagian manusia tidak benar-benar butuh hiburan baru.
Mereka hanya butuh memahami dirinya sendiri.
Jika saat ini kamu merasa kosong, mungkin bukan karena hidupmu kurang ramai.
Mungkin karena batinmu terlalu lama tidak diajak bicara.
Masuk ke Pintu Nalareka untuk membaca kondisi batin dan engine Nalareka:
Pintu Nalareka
Jelajahi novel dan semesta cerita Nalareka:
Novel Nalareka
Baca artikel-artikel teisme dan refleksi batin lainnya:
Teisme Nalareka
Lihat belakang layar dan dapur pengembangan Nalareka:
Dapur Nalareka
Ikuti Survei Nalareka:
Survei Nalareka
Atau langsung masuk ke simulasi batin rekaB:
rekaB – Simulasi Batin
